upacara Ritual Mapas lewu di Desa Tumbang Kalemei 17 September 2026
Desa Tumbang Kalemei menggelar Ritual Mapas Lewu pada Kamis, 17 September 2026, sebagai wujud pelestarian adat dan budaya Dayak Ngaju yang telah turun-temurun. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh seluruh warga desa, tokoh adat, serta sejumlah tamu undangan dari daerah sekitar. Ritual Mapas Lewu merupakan upacara sakral yang bertujuan untuk membersihkan desa dari segala marabahaya, menolak bala, serta memohon keselamatan dan keberkahan bagi seluruh penghuni kampung agar senantiasa hidup rukun dan damai.
Prosesi ritual dipimpin langsung oleh para tetua adat dan pemangku kepercayaan setempat dengan menggunakan sarana-sarana adat yang telah disiapkan secara khusus. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan doa-doa tradisional, penyajian sesajen, hingga tarian adat yang menyimbolkan pembersihan spiritual wilayah desa. Antusiasme warga terlihat jelas saat mereka mengikuti setiap tahapan ritual dengan penuh penghayatan, menandakan bahwa nilai-nilai leluhur masih sangat kuat mengakar dalam kehidupan masyarakat Tumbang Kalemei di era modern ini.
Pelaksanaan Ritual Mapas Lewu tahun 2026 ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana ibadah adat, tetapi juga menjadi momen penting untuk mempererat solidaritas antarwarga. Pemerintah desa berharap agar tradisi luhur ini dapat terus dijaga kelestariannya dan menjadi daya tarik wisata budaya yang positif tanpa menghilangkan kesakralannya. Dengan terselenggaranya ritual ini, masyarakat Tumbang Kalemei optimis bahwa desa mereka akan senantiasa dilindungi dan diberkahi dalam menjalani aktivitas sehari-hari maupun menghadapi tantangan masa depan.



















.png)



1.png)
.png)
.png)
1.png)